Tampilkan postingan dengan label budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label budaya. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Agustus 2010

LAMBANG ZIONIS DIKOMPUTER KITA .. .?

Bismillah,

Beberapa hari lalu, teman kita sesama muslim mendapatkan pesan seperti berikut:

“Salam,bagi yg tidak tahu di dalam komputer kita ada menyimpan lambang zionis. tak percaya? lihat disini

C:\ProgramFiles\Microsoft Office\MEDIA\CAGCAT10\J0285926.WMF

tolong delete file ni..foto kemenangan lambang zionis..harap sebarkan…..”

Ketika saya melihat file yang ditulis di atas, ternyata memang lambang zionis, yang terkait dengan perayaan Hanukkah, sebuah hari suci yang diperingati oleh kaum Yahudi. (silakan klik di sini untuk melihat gambarnya)

Hanya saja, ajakan dan (menurut saya pribadi) ‘hasutan’ bahwa keberadaan foto/lambang ini merupakan simbol kemenangan lambang zionis, kok terasa terlalu berlebihan ya? Cenderung memancing emosi dan sentimen yg ndak masuk akal.

Karena di situ juga banyak lambang2 lain, seperti lambang orang Kristen (J0183290.WMF) dan Buddha (J0300912.WMF). Apa lantas kita bilang ada kristenisasi dan buddhaisasi? Padahal, kita juga bisa temukan gambar Mekkah di situ (J0301050.WMF). Bahkan, jika diperhatikan, gambar Mekkah nampaknya jauh lebih bagus. :-)

Jadi, jangan terlalu terpancing emosi karena info2 dan hasutan2 yg ndak jelas. Hal seperti itu malah memalukan Islam. Kesannya pemeluk Islam tidak berpikir panjang dan lebih mengedepankan emosi.


SUMBER : http://tausyiah275.blogsome.com/2010/06/02/zionis-di-komputer-kita/

PUASANYA PARA NABI

Artikel ini ringkasan dari kitab Sifat Saum Nabi fi Ramadhan
Karya Syaikh Ali Hasan dan Syaikh Salim Alhilai

1. Keutamaan Puasa
Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu’min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta`atannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu`, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (Al Ahzab : 35)

a. Puasa adalah perisai
Puasa adalah perisai, dengannya seorang hamba terjaga dari api neraka (hadits shahih riwayat Ahmad)

b. Puasa memasukkan ke surga
Dari Abu Umamah, ia berkata, aku bertanya Wahai Rasulullah tunjukkan kepadaku suatu amal yang memasukkanku ke surga, Nabi bersabda : Hendaknya engkau berpuasa, tiada yang menyamainya. (Hadits riwayat Nasai, ibnu Hibban, dan Hakim dan sanadnya shahih)

c. Orang yang berpuasa mendapatkan pahala tanpa hisab
d. Bagi orang yan berpuasa ada dua kegembiraan
e. Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum disisi Allah dari bau kasturi

Dalil-dalil (c) , (d), (e) :

Dari Abu Hurairah ia berkata : Rasulullah bersabda : Setiap amal manusia terdapat pahala yang terbatas kecuali puasa, sesungguhnya puasa adalah untuk-Ku dan Aku (Allah) yang membalasnya, dan puasa adalah perisai. Dan pada hari puasa janganlah kalian mengatakan atau melakukan perbuatan keji dan janganlah membuat gaduh, jika salah seorang kalian mencelanya atau membunuhnya maka hendaklah mengatakan : Sesungguhnya aku sedang berpuasa , demi Dzat yang jiwa Muhammad berada ditangannya benar-benar bau mulut orang yang berpuasa lebih harum disisi Allah dari bau kasturi, bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan yang ia gembira dengan keduanya : jika berbuka ia gembira, dan jika bertemu Allah dengan puasanya ia gembira. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim)

Dan dalam riwayat Bukhari :
Ia tinggalkan makanan dan minumannya serta syahwatnya lantaran-Ku, puasa adalah untukku, dan Aku yang akan membalasnya, dan kebaikan itu adalah sepuluh kali lipat semisalnya”.

Dan dalam riwayat Muslim :
Setiap amal manusia dilipatgandakan kebaikannya sepuluh kali lipat semisalnya hingga tujuh ratus kali lipat, Allah berfirman : kecuali puasa sesungguhnya puasa aku yang membalasnya, ia tinggalkan syahwat dan makanannya hanyalah lantaran AKU. Bagi orang yang berpuasa terdapat dua kegembiraan, kegembiraan ketika berbuka puasa, dan kegembiraan ketika bertemu dengan Rabbnya, dan bau mulut orang yang berpuasa lebih harum disisi Allah dari bau kasturi.

f. Puasa dan Al Qur’an akan memberi syafaat orang yang mengamalkannya
Rasulullah bersabda :
Puasa dan Al Qur’an akan memberi syafaat bagi seorang hamba pada hari kiamat, berkata puasa : Ya Allah, Engkau telah mencegah orang yang berpuasa dari makanan dan syahwat, maka berikanlah syafaatku padanya, dan berkata Al Qur’an : (Ya Allah) Engkau mencegahnya dari tidur pada malam hari, maka berikanlah syafaatku padanya, Allah berfirman :Keduanya akan diberi syafaat.
(Hadits riwayat Ahmad dan Hakim).

g. Puasa adalah kaffaarah (penghapus dosa)
Dari Hudzaifah bin Yaman ia berkata, Rasulullah bersabda :Fitnah laki-laki pada keluarganya, hartanya, anaknya, tetangganya, dihapuskan oleh shalat, puasa dan sedekah. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim)

h. Pintu syurga yang bernama Ar Rayyan bagi orang yang berpuasa
Dari Sahl dari Nabi bersabda :Sesungguhnya dalam syurga terdapat sebuah pintu yang bernama Ar Rayyan, orang-orang yang berpuasa akan masuk melaluinya pada hariu kiamat, dan selain mereka tidak akan masuk melaluinya.
Dikatakan : Dimanakah orang-orang yang berpuasa? Maka mereka pun berdiri.
Dan selain mereka tidak akan memasukinya .
Maka jika orang-orang yang berpuasa sudah memasukinya ditutuplah pintu itu dan tidak seorangpun akan memasukinya, Dan barangsiapa yang telah masuk ia pasti minum dan barangsiapa yang minum ia tidak akan kehausan selamanya.
(Hadist riwayat Bukhari dan Muslim)

2. Keutamaan bulan Ramadhan
a. Bulan Al Qur’an
Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu. (Al Baqarah : 185)

b. Dibelenggunya Syaitan
Jika telah tiba bulan Ramadhan, dibukalah pintu-pintu syurga, ditutuplah pintu-pintu neraka, dan dibelenggulah syaitan-syaitan. (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim)

c. Lailatul Qadr
Tersebut dalam pembahasa no 19

3. Wajibnya puasa Ramadhan
a. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan maka itulah yang lebih baik darinya.
Dari keutamaan-keutamaan bulan Ramadhan diatas, Allah mewajibkan puasa Ramadhan atas kaum muslimiun, dan oleh karena memutuskan jiwa dari syahwatnya dan menutup jiwa dari keinginan-keinginan syahwat adalah perkara yang paling berat, maka diakhirkanlah wajibnya puasa Ramadhan hingga sampai tahun kedua hijriyah.

Dan tatkala hati-hati telah tertanam tauhid dan mengagungkan syiar-syiar Allah, maka dipindahkanlah hati dengan cara bertahap. Maka dimulailah awal kali dengan kebebasan memilih disertai anjuran untuk melaksakan puasa, karena dahulu puasa terasa berat oleh para sahabat,dahulu barangsiapa berkeinginan tidak berpuasa dan membayar fidyah maka ia melakukan hal itu, Allah berfirman :
Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Al Baqarah : 184)

b. Karena itu barangsiapa hadir di negeri tempat tinggalnya pada bulan itu hendaknya ia berpuasa pada bulan itu. Lalu turunlah ayat sesudahnya menghapus hukum sebelumnya, dan mengabarkan tentang hal ini dua orang sahabat Nabi Abdullah bin Umar dan Salamah bin Al Aqwa (semoga Allah meridhai keduanya) :
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).
Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.
Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.
Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.
(Al Baqarah : 185)

Dari Ibnu Abi Laila ia berkata : telah bercerita kepada kami sahabat-sahabat Nabi :Tatkala tiba bulan Ramadhan terasa berat hal ini oleh sahabat-sahabat Nabi, dahulu barangsiapa memberi makan setiap hari orang miskin ia meninggalkan puasa dan termasuk orang-orang yang berat menjalankannya, dan mereka diperbolehkan untuk melaksanakan seperti ini.
Maka dihapuslah hal itu dengan ayat :
Dan berpuasa lebih baik bagimu (Al Baqarah : 184)

Maka setelah itu puasa Ramadhan menjadi termsuk pondasi Islam, dan salah satu rukun dari rukun-rukun Agama, berdasarkan sabda Rasulullah :
Islam dibangun diatas lima perkara : Bersyahadat bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, dan bahwasanya Muhammad adalah Rasulullah, dan mendirikan shalat,menunaikan zakat, menunaikan haji ke ka’abah, dan berpuasa Ramadhan. (Bukhari dan Muslim)

Jumat, 02 Juli 2010

Pernikahan Dini di Jalur Gaza

Pernikahan dini untuk memastikan perempuan masih perawan

Bagi sebagian orang kawin muda memang mengasyikan. Sampai-sampai ada yang bilang pacaran paling enak jika telah menikah. Tidak perlu takut pulang kemalaman atau jadi omongan orang.

Namun menikah dini seolah menjadi kebutuhan di Jalur Gaza. Maklum saja, situasi di sana makin memburuk sejak Israel memblokade wilayah itu tiga tahun lalu. Selain apa-apa sulit diperoleh, serangan-serangan udara negara Zionis juga membuat keadaan makin mencekam.

Inilah yang dirasakan para perempuan di Gaza. Mereka harus buru-buru mencari pendamping hidup untuk menemani dalam rasa takut. Ditambah lagi, gempuran jet-jet tempur Israel dikhawatirkan dapat menghabisi persediaan perjaka di wilayah berpenduduk sekitar 1,5 juta itu.

Menurut direktur Komite Urusan Teknis Wanita (WATC) cabang Gaza, Nadia Abu Nahla, angka pernikahan dini di Gaza melesat menjadi 45 persen pada 2008. Padahal tiga tahun sebelumnya, hanya 34 persen. “Kenaikan ini lantaran situasi politik dan ekonomi yang buruk, juga disebabkan tak danya hukum,” katanya.

Namun ada juga alasan pribadi untuk memutuskan kawin muda, seperti pengalaman, emosi, keyakinan agama, dan tradisi. Bagi kaum lelaki, melepas masa lajang sedini mungkin untuk memastikan calon istri mereka masih perawan.

Pihak orang tua juga berpikir makin muda menikah maka cepat punya anak dan memiliki banyak waktu mengurus mereka. Seperti kata Khadir Dahnun, 68 tahun, ayah 10 anak dari Bait Lahiya, utara Jalur Gaza. Salah satu putranya bahkan menikahi gadis 15 tahun.

Sayangnya, sete;ah delapan bulan kawin sang menantu belum juga hamil. Dahnun mengeluarkan ancaman secara halus. “Ketika sebuah pohon tidak berbuah, Anda harus memotongnya dan menanam pohon lain,” ujarnya.

Para perempuan di Gaza pun sejatinya juga ingin menikah secepatnya. Karena itu Hamas yang berkuasa di sana sejak pertengahan Juni 2007 mendirikan lembaga jodoh bernama Taysir. Sampai sekarang biro jodoh ini sudah menikahkan lebih dari 100 pasangan.

Hingga tahun lalu ada 300 wanita yang menjadi anggota. Ongkos yang harus dibayar per orang US$ 10-70, tergantung usia. Makin muda bayarannya kian murah karena kemungkinan mendapat suami lebih besar. Ukuran cantik bagi para pria Gaza adalah perempuan bertubuh tinggi, berkulit coklat muda, bermata biru atau hijau, dan berambut pirang.

Memang menikah muda mengasyikan. Gairah menuncak disokong stamina kuat. Namun boleh jadi para pengantin baru di Gaza tidak leluasa mengumbar syahwat mereka selama jet-jet tempur Israel masih menderu di langit Gaza.

Associated Press/Xinhua/Faisal Assegaf

Sabtu, 26 Juni 2010

Alpha Blondy

Alpha Blondy (born January 1, 1953) is an Ivorian reggae singer and international recording artist. Alpha Blondy was born Seydou Koné in Dimbokro, Ivory Coast. He sings mainly in his native language of Dioula, in French and English, and sometimes in Arabic or Hebrew. His lyrics convey serious political attitudes and a sense of humor. In particular, he coined the French term democrature (an English equivalent might be "democratatorship") to identify some African governments.

Childhood

First son of a family of 9 children, Seydou Kone was raised by his grandmother, growing up in what he described as "among elders", which later was to have a big impact on his career. In 1962, Alpha Blondy went to join his father in Odienne, where he spent ten years, attending the Sainte Elisabeth high school, and getting involved in the Ivory Coast students movement. Here he formed a band. But, this hobby affected his schooling and Alpha Blondy was expelled due to poor attendance. His parents then sent him to study English in Monrovia in the neighboring country of Liberia in 1973. He spent thirteen months there and then moved to the United States of America to improve his English.

First stay in the USA

In 1973 Seydou moved to New York (and briefly Texas), where he attended college and majored in English, because he wanted to become an English teacher. He had to work part-time, and sometimes at night, and became ill. In New York he met Rastafarians for the first time, and was also able to see concerts by Jamaican artists such as Burning Spear. At this time he was recording Christian music but never stopped writing his own songs. Eventually he got into various scrapes in New York and returned to the Ivory Coast, where he got into even more trouble until he met up with one of his childhood friends, Fulgence Kassi, who had become a noted television producer. This was the beginning of his real career as a singer, and he began to use the name 'Alpha Blondy'.

Musical career

After various TV shows for Kassi, Blondy recorded his first solo album in 1982, entitled 'Jah Glory'. This album was to have enormous success and would become later a symbol of resistance because of the song 'Brigadier Sabari', where Alpha criticized the harassment by the police. Some of this was based on personal experience, as Alpha himself had seen police violence. Alpha Blondy became a big star in Abidjan with his own African twist of Reggae music, becoming in the eyes of his fans 'the Bob Marley of Africa'. Alpha Blondy is spiritual, political and positive just like Marley himself, and even recorded a cover of Bob Marley's song 'War'. And he doesn't stop progressing; in order to reach more people with his message, he chose to sing in many languages: English, French, Baoule, and his own native language – Dioula. Later he also brought new instrumentation to his brand of reggae such as the violin and cello.

Soon the fame of Alpha Blondy spread to Europe. Following the success of an EP entitled “Rasta Poué” he went to Paris in 1984 to make his second album, 'Cocody Rock' with the label Pathe Marconi. The Bob Marley of Africa' traveled to the Island of Jamaica and recorded the title track of this album with Marley’s backing group: The Wailers.

Back home in 1985, Alpha went into the studio to record 'Apartheid is Nazism'. This album was more politically committed than ever. It is a call for the end of Apartheid and the freedom for all. In 1986 Blondy recorded “Jerusalem” at the legendary Tuff Gong studios in Jamaica, again with The Wailers featuring Bob Marley's legendary Bass Aston "Family Man" Barrett. Blondy tried to promote unity between the religion of Islam, Judaism and Christianity. He drew his arguments and inspiration from his own diverse knowledge of the Bible, the Quran and the Torah. That same year, Blondy sang in Hebrew during a concert in Morocco. At this point he was touring continuously. His new album 'Revolution' had a lighter, gentler sound; this was the album with cellos in the instrumentation, and the line-up included veteran Ivory Coast singer Aicha Kone. The album also included "Jah Houphouët parle", a long speech by the Ivory Coast president with only the most minimal beat behind it.

Blondy spent the years 1987–1989 giving concerts and recording 'SOS Guerre Tribale' in Abidjan. This was promoted by Blondy himself as he was distancing himself from Pathe Marconi at this stage. This was not to be a real success but this wasn't going to stop Blondy and in 1991 he returned to Europe for a concert tour and to record his famous album: 'Masada' with the help of musical legends such as Bocana Maiga and UK reggae producer Denis Bovell. The album, with its hit single 'Rendez Vous' was a huge success, and later, Blondy was to receive his first Gold Disc in Paris.

At the beginning of 1993, worn out from a world tour, Blondy succumbed to depression and was taken into an institution for psychiatric help. But as his health recovered he recorded the album 'Dieu' ('God'), where he appears more spiritual and religious, on tracks such as 'Heal Me', about his illness and recovery.

Blondy's psychiatric treatment continued but, on December 10, 1994, Blondy was back with the festival in memory of the late President Houphouet, and later he made his European comeback at a storming concert at Le Zenith in Paris. In 1996, Blondy released a hits compilation and went back into the studio to record the album 'Grand Bassam Zion', singing in six languages; Malinke, Arabic, French, English, Ashanti and Wolof.

After two more years in Paris, Blondy returned to his homeland in 1998, with a new album 'The Prophet'. Convinced his label was too much focused on the international market, he decided to create his own label. Since then Alpha has recorded albums and singles, such as: 'Yitzhak Rabin' in memory of the Israeli prime minister who was assassinated in 1995 (this was accompanied by yet another grueling tour of Europe), the single 'Journaliste en Danger' from his album 'Elohim' in 2000.

Alpha Blondy celebrated 20 years as a recording artist, with the release of his CD "MERCI", in 2002 featuring Ophelie Winter and Saian Supa Crew, which earned him a 2003 Grammy Awards Nomination for "BEST REGGAE ALBUM". However due to the political situation in his home country of Côte D'Ivoire (Ivory Coast), he was unable to personally attend the prestigious award ceremony in New York City. In an unprecedented move, the Grammy Awards permitted him to send his representative in his place of honor. In 2005 'Akwaba' was released. His latest CD is entitled "Jah Victory" and was released July 2007. It features Sly Dunbar and Robbie Shakespeare as well as Tyrone Downie formerly of Bob Marley and the Wailers. "Victory" is in honor of the peace agreement that was reached and implemented in his country in March of 2007.

One of his most popular and successful songs was Sébé Allah Y'é.

Recently, July 19, 2009, Alpha Blondy performed at New York's Central Park before a crowd of many native Africans, Jamaicans, and Americans

June 13, 2010, a large crowd was allowed into a Blondy concert in the Ivory Coast to celebrate the peace and unity of the country, and at least 20 people were crushed.

Blondy has also been an important influence on other African reggae artists such as Ismaël Isaac.

Faith

Alpha Blondy was born to a Muslim mother and a Christian father, and was brought up by a grandmother who taught him to love everyone. Alpha Blondy's respect for all religions and the spirituality he derives from them can be heard on the tracks “God is One” or “Jerusalem” where he sang for unity between all religions in 1986.

Humanitarian

Alpha Blondy (Seydou Kone) was named United Nations Ambassador of Peace for Côte D'Ivoire in 2005. He made great efforts to bring about a peaceful solution to his country's political and physical division which was a result of an attempted Coup in 2001. As of March 2007 a peace agreement was signed and implemented, due to the hard work of many people including Alpha Blondy. Alpha now reaches out further with the newly created Not-for-Profit, Non Government, Non Political, Charitable Foundation, Alpha Blondy Jah Glory Foundation, which purposely and deliberately work towards ending social injustice and generational poverty by giving people the tools that they need to help themselves. He strongly believes in helping the poor (Jah Glory), and also that it should not hurt to a child. The Foundation strives to create and implement grassroots programs at the village level such as the Women’s Self-Sufficiency Micro Loan Program, to teach women who are caring for multiple orphans how to start and manage their own business, to better provide for their families, as well as other sustainable projects, such as the Tafari-Genesis Retreat Camp for Children (Ivory Coast and Burkina Faso). It especially hopes to bring joy and hope to children who have been affected by civil wars, Former Child Soldiers, and those who suffer from chronic life threatening illnesses, such as sickle cell anemia, malaria, asthma, etc.

Talking about Alpha Blondy, people think usually of music and indeed since 1980 he has written at least 17 albums and 194 titles. This itself indicates the great value he represents for his fans. Alpha is no longer an Ivorian star but an International Mega Star because of his fight for peace and unity all around the world. One example was his single “Who Are You” with Ophelie Winter against antipersonnel mines. He has also participated at many humanitarian and charity concerts, such as the concert in Senegal in March 2006 for the eradication of Malaria in Africa (where he appeared along with many other celebrities). He has done much, much more of this type of work in the Ivory Coast itself, especially at his annual free concert at Bassam beach called “festa”.

Best known songs

His first success was Brigadier Sabari. Some representative songs are :

  • Jah Glory - in which he sings against poverty
  • Apartheid is Nazism
  • Brigadier Sabari - satirical lyrics about police brutality.
  • Cocody Rock - has become an Alpha Blondy anthem, which everyone knows and sings
  • Guerre Civile - about civil war
  • Jerusalem - a call for peace in Israel. The lyrics begins with a Hebrew prayer in Hebrew
  • Journalistes en danger - about the assassination of Norbert Zongo
  • Politiqui - about civilian / military government alternance
  • Yitzhak Rabin - written in 1995, following the assassination of Israeli Prime Minister Yitzhak Rabin, and dedicated to him.
  • Sweet Fanta Diallo
  • Sebe Allah Y'e

Discography

  1. "Jah Glory"
  2. "The End"
  3. "Bêbi Yêrê Yé"
  4. "Bintou Wêrê-wêrê"
  5. "Brigadier Sabari"
  6. "Dou Nougnan"
  1. "Cocody Rock"
  2. "Tere"
  3. "Super Powers"
  4. "Interplanetary Revolution"
  5. "Fangan Kameleba"
  6. "Bory Samory"
  1. "Afriki"
  2. "Jah Houphouet"
  3. "Apartheid Is Nazism"
  4. "Idjidja"
  5. "Sahel"
  6. "Sebe Allah Y'e"
  7. "Kiti"
  8. "Come Back Jesus"
  9. "Djinamory"
  1. "Jerusalem"
  2. "Politiqui"
  3. "Bloodshed In Africa"
  4. "I Love Paris"
  5. "Kalachnikov Love"
  6. "Travailler C'est Trop Dur"
  7. "Miva"
  8. "Boulevard De La Mort"
  9. "Dji"
  1. "Sweet Fanta Diallo"
  2. "Blesser"
  3. "Jah Houphouet Boigny Nous Parle"
  4. "Rock And Roll Remedy"
  5. "Time"
  6. "Election Koutcha"
  7. "Miri"
  1. "Rasta Poué"
  2. "Bintou Wêrê-wêrê"
  3. "Jah Glory"
  4. "Dou Nougnan"
  5. "Brigadier Sabari"
  6. "The End"
  7. "Bêbi Yêrê Yé"
  8. "Rasta Fou"
  1. "The Prophet (Allah Léka Netchi)"
  2. "Banana"
  3. "Coup D'etat"
  4. "Kolombaria"
  5. "Face To Face"
  6. "Black Men Tears"
  7. "Corinthiens"
  8. "Jah Music"
  • Masada (1992; featuring The Solar System)
  1. "Masada"
  2. "Multipartisme (Mediocratie)"
  3. "Rendez-vous"
  4. "God Is One"
  5. "Yeye"
  6. "Desert Storm"
  7. "Houphouet Yako"
  8. "Peace In Liberia"
  9. "Papa Bakoye"
  10. "Les Chiens"
  11. "Sciences Sans Conscience"
  12. "Fulgence Kassy"
  13. "Ca Me Fait Si Mal"
  14. "Mystic Night Move"
  1. "Babylone Kêlê"
  2. "Yagba Dimension"
  3. "Cissê Kiri"
  4. "Café Cacao"
  5. "Sida In The City"
  6. "Véto De Dieu"
  1. "Intro: Jah Houphouët Boigny Nous Parle"
  2. "Psaume 23"
  3. "Jerusalem"
  4. "Masada"
  5. "Politiqui"
  6. "Cocody Rock"
  7. "Multipartisme (Médiocratie)"
  8. "God Is One"
  9. "Dji"
  10. "Come Back Jesus"
  11. "Bénédiction"
  • Dieu (1994; featuring The Solar System)
  1. "Abortion Is A Crime"
  2. "Dieu"
  3. "Wild Time"
  4. "Amour Papier Longueur"
  5. "La Guerre (d'après "War" de Bob Marley & The Wailers)"
  6. "Mon Père Avait Raison"
  7. "Rocking Time"
  8. "Heal Me"
  9. "Gorée (Sénégal)"
  10. "Afrique-Antilles"
  11. "Soukeina (Nangnele)"
  12. "Dos Au Mur"
  1. "Ragga Gangstar"
  2. "Alpha Kaya"
  3. "Zion Love"
  4. "Course Au Pouvoir"
  5. "Ya Fohi"
  6. "Valérie"
  7. "Grand Bassam"
  8. "Mo"
  9. "Cheik Amadou Bamba"
  10. "Sefon Dance"
  11. "Unité Nationale"
  12. "Silence Houphouët D'or"
  13. "N'kabourou"
  14. "Mystère Naturel"
  1. "Cocody Rock"
  2. "Apartheid Is Nazism"
  3. "Come Back Jesus"
  4. "Jerusalem"
  5. "Politiqui"
  6. "Sweet Fanta Diallo"
  7. "Banana"
  8. "Café Cacao"
  9. "Masada"
  10. "Rendez-vous"
  11. "Yéyé"
  12. "Fulgence Kassy"
  13. "Amour Papier Longueur"
  14. "Rendez-vous (Cool Summer Mix)"
  1. "New Dawn"
  2. "Yitzhak Rabin"
  3. "Assinie Mafia"
  4. "Les Imbeciles"
  5. "Armee Francaise"
  6. "Hypocrites"
  7. "Guerre Civile"
  8. "Saraka"
  9. "Les Larmes De Therese"
  10. "Lalogo"
  11. "Bakoroni"
  12. "Maimouna"
  1. "Les Voleurs De La Republique"
  2. "Mnin"
  3. "Journalistes En Danger (Democrature)"
  4. "Waikiki Rock"
  5. "When I Need You"
  6. "Take No Prisoner (Cannibalistic)"
  7. "Petini Go Gaou"
  8. "Sabotage"
  9. "Lune De Miel (Honeymoon)"
  10. "Haridjinan"
  11. "La Queu Du Diable"
  12. "Dictature"
  13. "Djeneba"
  14. "Black Samourai"

2. "Intro"

3. "New Dawn"

4. "Hypocrite"

5. "Jah Glory"

6. "La Queue Du Diable"

7. "Black Samourai"

8. "Samala"

9. "Sweet Fanta Diallo"

10. "Assinie Mafia"

11. "Guerre Civile"

12. "Las Iarmes De Thérèse"

13. "Peace In Liberia"

    • CD 2
    1. "Les Imbeciles"
    2. "Unité Nationale"
    3. "Medley: Afriki/Bintou/Idjidja/Samory/Rasta Poué"
    4. "Haridjinan"
    5. "Journalistes En Danger"
    6. "Dou Nougnan"
    7. "Tere"
    8. "Brigadier Sabari "
  • Merci (2002)
  1. "Wari"
  2. "Who Are You"
  3. "Quitte Dans Ça"
  4. "Souroukou Logo"
  5. "God Bless Africa"
  6. "Zoukéfiez-moi Ça"
  7. "Ato Afri Loué"
  8. "Politruc"
  9. "Hey Jack"
  10. "Vanité"
  11. "Si On M'avait Dit"
  12. "Le Feu"
  1. "Sweet Sweet (Mix)"
  2. "Brigadier Sabari"
  3. "Yana De Fohi"
  4. "Apartheid Is Nazism"
  5. "Cocody Rock (Remix)"
  6. "Jerusalem"
  7. "Banana Poyo (Mix)"
  8. "Black Samourai"
  9. "Rasta Poué"
  10. "Travailler C'est Trop Dur"
  11. "Rendez-vous (Cool Summer Mix)"
  12. "Assinie Mafia"
  13. "Masada"
  14. "Wari"
  15. "Young Guns"
  16. "Sweet Fanta Diallo"
  1. "I Wish You Were Here"
  2. "Sankara"
  3. "Ranita"
  4. "Ne Tirez Pas Sur L'Ambulance"
  5. "Demain T'Appartient"
  6. "Bahia"
  7. "Mister Grande Gueule"
  8. "Africa Yako"
  9. "Cameroun"
  10. "Jah Light"
  11. "Le Bal Des Combattus"
  12. "Tampiri"
  13. "Les Salauds"
  14. "Sales Racistes"
  15. "Ikafo"
  16. "Jesus"
  17. "Gban-gban"
  18. "La Planete"
  19. "La Route De La Paix"